Kamis, 30 September 2010

Battle Station chapter 5

Chapter 5
♣Cerita 500 Tahun Lalu♣

Para ilmuan Arabasta telah berhasil mengungkap misteri tentang belahan rumah yang ada di pulau terpencil tersebut. Rumah itu terbelah bukan karena sengaja, namun juga akibat dari gelombang knock up stream yang jauh lebih dahsyat dari yang menghantam Jade Archipelago dan lainnya. Dan juga merupakan gelombang pertama dan terakhir yang terjadi pada 500 tahun lalu. Gelombang tersebut menerbangkan sebagian besar pulau tersebut.

Sebelum dilontarkan gelombang K.U.S, pulau itu dikenal dengan nama Aeros. Pulau yang sangat kaya dan melimpah sumber daya alamnya. Namun dengan tiba-tiba menghilang dari koordinatnya. Pada saat itu alat untuk mendeteksi gelombang K.U.S belum ditemukan, sehingga peringatan adanya gelombang itu tidak pernah tersampaikan. Dan akhirnya pulau itu seakan lenyap dari bumi dengan hanya menyisahkan sebagian kecil daratan yang dikenal sebagai pulau Azure-Atoll.

Karena kekayaan yang melimpah itu juga, Aeros dikenal sebagai negara yang makmur dan tempat persinggahan setelah berlayar jauh. Aeros menjadi surga dunia. Banyak pelaut dan perompak yang singgah di Aeros untuk sekedar melepas penat dan atau berdagang barang-barang mereka. Bisa dikatakan kalau Aeros menjadi pusat dunia pada masanya itu.

Namun setelah menghilang, banyak yang menyatakan kalau Aeros tenggelam seperti yang terjadi pada Atlantis. Sehingga banyak pemburu harta karun untuk mencari puing harta yang bisa dijual di pasar gelap. Namun sia-sia saja karena laut di sekitar Aeros dikenal sebagai laut yang sangat dalam. Krena sebenarnya Aeros berada di sisi palung laut terdalam bumi. Maka dari itu muncul dugaan kalau Aeros tenggelam ke dasar palung.

Namun dugaan itu salah besar. Aeros tidak tenggelam, melainkan terlontar jauh keatas langit hampir mencapai luar angkasa. Kejadiannya berawal pada suatu malam dan badai hebat. Namun suasana Aeros masih dengan keglaoran dan keramaiaannya sebagai negara megapolis. Saat itu di pinggir pantai barat, petugas mercusuar meliahat perubahan awan badai yang anehh. Awan badai itu berubah bentuk menjadi spiral sambil mengeluarkan kilatan listrik dan halilintar. Disusul arus laut yang mulai bergelora tidak beraturan. Dan anginpun berhembus kencang.

Laporan terus dikirimkan ke bagian pusat. Namun responnya hanya biasa saja dan menganggap itu hanya badai biasa dan tidak akan berpengaruh apa-apa terhadap Aeros. Petugas mercusuar yang ada disana terus mengamati pergerakan awan dan angin yang terus meningkat. Petugas itu berharap ketakutan yang dirasakannya tidak terjadi. Tiba-tiba badai itu perlahan lenyap dan sirna. Sejenak petugas mercusuar menghela nafas dan memberitahukan kabar tersebut ke bagian pusat. Tanpa aba-aba awan itu terbentuk kembali tepat berada di sisi timur dan terus mengarah ke tengah kota. Aeros mulai berguncang. Penduduknya merasakan gucangan itu dan panik. Suara sirine menggema pada malam itu.

☣☣☣☣

Awan hitam semakin pekat dan berbentuk spiral seakan menarik semua yang ada didaratan ke atas dan menghilang. Getaran semakin besar terasa. Terasa seakan daratan yang kokoh itu akan teragkat. Makin keras dan keras kagi guncangan dirasa. Orang-orang yang ada di dalam pulau tidak bisa berdiri tegak karena mereka merasa seperti terangkat. Dan, tanah mulai terbelah. Uap asap keluar dari celah tersebut. Tidak sedikit orang yang terlempar saat terkena asap yang keluar dari retakan itu. Seakan mimpi buruk bagi kota yang glamor itu.

Saking paniknya keadaan, sampai terasa hening, namun berisi kepanikan dan ketakutan yang amat sangat, malam itu. Dengan tanpa aba-aba, tiba tiba mereka seakan-akan mendapat tekanan dari atas sehingga mereka tidak bisa menggerakkan dan mengankat badan mereka. Mereka tidak tahu apa yang terjadi. Itulah kejadian terlemparnya Aeros ke langit.orang-orang yang saat itu berada di tengah kota tidak tahu hal apa yang menimpa mereka. Kejadian terlontarnya Aeros ke langit disaksikan para petugas mercusuar di pantai barat Aeros. Mereka takut dan tidak percaya kalau negara pulau mereka yang kokoh bisa terlontar dengan mudahnya seperti itu. Mereka tidak bisa berkata saat melihat kejadian itu sampai Aeros tidak terihat lagi dan semuanya mereda. Saat sadar, Aeros sudah menghilang.

Mereka yang ketakutan itu segera meninggalkan tempat mereka dan pergi ke negara lain. Mereka yang selamat itu bersumpah tidak akan pernah menceritakan kepada siapapun tentang kejadian buruk itu. Mereka menganggap kalau hal itu adalah kutukan yang menakutkan. Dan mereka yang selamat menganggap kalau mereka mendapat kesempatan untuk memperbaiki diri. Mereka berhasil bungkam selama 500 tahun sampai akhirnya misteri itu terkuak kembali.

☣☣☣☣

Para ilmuan dan arkeolog Arabasta menemukan sebuah silsilah keluarga yang tertinggal di puing rumah itu. Silsilah itu menjelaskan tentang generasi penjaga mercusuar yang ada di Aeros. Berawal dari itu, para ilmuan dan arkeolog itu menyisir bangunan mercusuar tua yang masih berdiri tegak pada tempatnya. Mereka terkejut. Arsip arsip para pekerja 500 tahun lalu masih ada dan tidak seberapa rusak.

Mereka langsung bergerak menyisir pulau-pulau yang ada untuk menemukan generasi penjaga mercusuar tersebut. Dan tanpa sengaja ada yang mengajukan diri untuk berbicara mengenai hal itu. Karena berita ditemukannya manuscript tua itu disiarkan melalui media massa. Menindak-lanjuti pegajuan diri tersebut, akhirnya dilakukan penyidikan. Diketahui bahwa para penjaga yang selamat dan melarikan diri tersebut menceritakan turun temurun mengenai malapetaka yang menimpa Aeros itu merupakan kutukan yang sangat mengerikan.

Mendengar hal itu, para ilmuan berpendapat bawha itu bukanlah kutukan, hanya fenomena alam yang terjadi sekali untuk sekian tahun. Perkiraan yang paling mendekatinya adalah gelombang K.U.S. namun bagaimana bisa gelombang tersebut sedemikian hebatnya melontarkan pulau yang paling kokoh saat itu? Itulah yang menjadi pertanyaan besar yang ada di pikiran para ilmuan Arabasta. Generasi penjaga itu menceritakan sesuai cerita nenek moyangnya tentang kejadian yang menimpa itu diawali dengan awan hitam yang pekat dan kemudian membentuk spiral disertai dengan munculnya kilatan listrik dan suara yang bergemuruh.

☣☣☣☣

Ada salah satu ilmuan menyadari sesuatu, katanya, “Awan hitam? Spiral? Kilat? Guruh? Sepertinya aku pernah mendengar mengenai hal itu.”
“Memangnya itu apa?” sahut rekannya.
“Itu awan emperonimbus .” Jawabnya.
“Istilah apa lagi yang kamu pakai untuk menyebutkan hal itu? Jangan mengada-ada ah...”
“Tidak. Aku pernah mendengar cerita mengenai awan emperonimbus itu sewaktu aku masih kecil.”
“Memangnya cerita tentang apa? Apakah ini hanya dongeng sebelum tidur? Hahaha...!!!”
“Yah, bisa dibilang seperti itu. Kakekku yang dulu selalu menceritakannya. Kakek selalu berwajah serius waktu bercerita.”
“Memangnya ada yang salah dengan awan itu?”
“Tidak ada yang salah. Hanya fenomena alam. Namun daya rusaknya sangat tidak bisa dibayangkan.”
“Memang bagaimana daya perusaknya itu?”
“Bisa mengangkat istana bahkan pulau yang kita huni ini.”
“Seperti itukah?”

Mendengar pembicaraan tesebut, kepala pimpinan penelitian, prof. Lyna, sangat tertarik untuk mendengar cerita tentang awan itu. Cerita tentang fenomena alam yang menggugah gairah untuk diteliti. Dan setelah mendengar cerita tersebut, prof. Luna melakukan sedikit penelitian dan percobaan skala kecil sebagai replika cerita awan itu. Dan hasil yang didapat adalah...

“Menakjubkan. Aku tidak menyangka ada fenomena alam seperti ini yang lebih dahsyat yang pernah terjadi.” Teriaknya kaget.
“Memangnya ada apa prof. Lyna?” tanya asistennya.
“Aku hanya ingin rekonstruksi mengenai awan emperonimbus dari cerita Paul. Dan aku simpulkan fenomena itu bukanlah mitos. Tapi benar benar telah terjadi.”
“Tapi bagaimana bisa anda menyimpulkan seperti itu?”
“Sederhana saja. Aku hanya menggunakan balok kayu sebagai replika Aeros dan menggunakan cloud tempo ini sebagai pembentuk awan dan sedikit pemicu listrik. Aku memasukkan fektor tambahan interval 3x103 hz dalam pemicu listriknya sampai muncul spiral awan hitam sebanyak 5x. Dan tidak lupa juga magnet sebagai replika grafitasi bumi.” Rinci prof. Lyna.
“Jadi seperti itu. Kalau dikalkulasi dengan keadaan sebenarnya... *menghitung* ...fektor yang didapat sebanyak 5x3x10300.000. Karena graafitasi yang sesungguhnya 9.8 m/s2.” hitung Paul.
“Kamu benar sekali Paul.” Puji prof. Lyna
“Tapi profesor, bagaimana Aeros bisa terangkat padahal Aeros pulau yang paluing kokoh karena berada di medan magnet yang kuat?” tanya Paul
“Pasti karena K.U.S. Saat gelombang itu muncul, menimbulkan gaya anti-grafitasi sehingga pulau yang terhantam gelombang itu dengan mudah terlontar. Tambah lagi daya tarik magnet awan emperonimbus yang sangat kuat mampu mengangkat dan melontarkan Aeros.” Jelas prof. Lyna.

☣☣☣☣

Namun, perang sudah terjadi antara daratan atas dengan daratan bawah. Perang yang berawal dari premordialis keturunan bangsa upper-yard. Premordialis ini muncul karena hasutan dari orang-orang Aeros. Orang-orang aeros menghasut orang-orang Upper-Yard bahwa mereka sangat berbeda dari orang-orang Lower-Ground. Dari kondisi fisik sampai sampai ilmu pengetahuan yang mereka miliki. Orang-orang Aeros menyarankan agar orang-orang Lower-Ground itu lebih baik dibinasakan karena tidak sesuai dengan ras yang mulia yang dimiliki orang-orang Aeros dan orang-orang Upper-Yard.

Battle Station chapter 4


Chapter 4
♣ Flying City Aeros; Lower-ground vs Upper-yard ♣

            Perseteruan antara Lower-ground dengan Upper-yard terus berlanjut dikarenakan ego kaum Upper-yard atas diri mereka dan hasrat untuk menjadi penguasa langit dan bumi. Hal ini makin diperparah dengan munculnya pihak ketiga dari satu negara yang berada di atas kelima negara langit tersebut yang bernama Flying City Aeros.
            Orang-orang Aeros menyebut diri mereka makhluk tingkat atas. Kenapa? Karena dapat dilihat dari bentuk fisik mereka yang jelas berbeda yang hampir menyerupai naga. Keberadaan Aeros di langit sudah jauh lebih lama dari Imperil City dan lainnya. Bahkan sebelum mereka terlempar ke langit. Namun, keberadaan Aeros tidak pernah terdeteksi.
            Pada saat Imperial City dan yang lainnya terlempar ke langit, Aeros sudah mendeteksi keberadaan mereka. Namun orang-orang yang ada di Aeros tidak serta merta turun untuk mengusir, melainkan terus mengamati sampai enam dekade dan memutuskan untuk turun kesana. Pada saat itu, pusat kendali Upper-Yard berada di Imperial City. Maka, delegasi yang diturunkan negara Aeros langsung menuju ke Imperial City untuk membicarakan suatu hal.
            Saat itu sedang ada pertemuan di Imperial City...
“Saudaraku, kedatanganku kemari hanya untuk menyampaikan satu hal penting” kata Jend. Espartio, wakil pimpinan Aeros.
“Apa itu? Kami tidak memerlukan bantuan dari orang yang tidak dikenal.” Jawab Jend. Mondrago.
“Hahaha. Aku tidak menawarkan bantuan. Aku hanya ingin mengungkapkan fakta tentang kaum kita?” jelas Espartio.
“Kaum kita? Apa maksudmu?” tanya Jend. Porgass heran.
“Yah, kita. Kita adalah mak”

pending

Battle Station chapter 3

Chapter 3
♣Munculna Dua Dunia♣

Akibat dari penyebutan itu, berangsur-angsur terlihatlah pembedaan itu. Daratan Atas atau upper-yard dengan Daratan Bawah atau lower-ground. Para pimpinan upper-yard mulai mengeksklisifkan diri mereka dari orang-orang lower-ground. Mereka merasa sempurna atas diri mereka.


pending

Battle Station chapter 2


Chapter 2
♣Terpisah!!!♣
-24 jam sebelum terjadi arus Knock Up Stream-
“Laporan dari BMG diperkirakan akan ada arus knock up stream di sebelah barat daya kepulauan Galantpagos dan arus itu akan bergerak menjauhi kita.” Kata seorang navigator pulau Arknast.
“Okey, terus pantau keadaan. Apa ada kemungkinan knock up stream ini berbalik ke arah kita?” Jawab pimpinan pulau Arknast.
“Tidak pak, perkiraan berbalik kepada kita sangat kecil sekali. Dan bisa dipastian tidak mungkin.”
“Baik, terus pantau keadaan.”
Arus Knock Up Stream pertama terjadi pada tanggal 17 Mei 3580 pukul 23.45 waktu Eastol. Para peneliti dan BMG semua negara secara berkesinambungan memantau pergerakan arus ini. Karena jika lengah sedikit, mereka bisa terpelanting keluar saat daratan tempat mereka berpijak terangkat keatas. Arus knock up stream ini telah menjadi bahan pembicaraan sejak 500 tahun yang lalu. Karena ada sebuah peninggalan berupa belahan rumah di sebuah pulau terpencil. Penduduk yang ada disana mengaku tidak mengetahui apa yang terjadi. Meskipun sering dilakukan penelitian arkeologi, tetap tidak bisa menemukan jawaban.
500 tahun setelahnya – sekarang -  jawaban telah ditemukan mengenai misteri belahan rumah yang tertinggal itu. Rumah itu terbelah bukan karena sengaja dirobohkan setengahnya, melainkan akibat adanya sebuah dorongan yang kuat dari bawah. Namun, kekuatan macam apa itu masih belum diketahui. Setelah puluhan tahun meneliti, ternyata diambil kesimpulan bahwa dorongan yang kuat itu berasal dari dalam laut akibat adanya pergeseran lempeng bumi dasar laut sehingga menciptakan medan magnet di langit. Para ilmuan sekarang menamainya dengan arus knock up stream.
☣☣☣☣
Di dunia sekarang telah terbentuk koloni-koloni baru. Koloni-koloni itu tidak seperti kolonialisasi 2000 tahun yang lalu, namun koloni yang saling membangun satu sama lain. Susunan benua sudah berubah. Dipecah dan disatukan berdasar koloni. Sehingga hanya muncul beberapa negara besar dan lebih condong berbentuk kerajaan. Yaitu diantaranya: Land of Frost – Cold Weather Nations, Port royal – Corxas, Jade Archipelago – Jade Harbor, Tylerion – Imperial City, M`nah – City of Light; desert Nasser, Arabasta, dll.
Setiap Negara punya kelebihan masing-masing yang saling menunjang satu sama lain. Perkembangan tiap Negara tidak jauh beda. Karena koloni mereka tidak saling menjatuhkan. Pada era ini merupakan era damai. Kedamaian yang sesungguhnya. Namun saat muncul isu knock up stream, mereka sibuk menyiapkan Negara masing-masing dalam menghadapi datangnya arus tersebut.
-15 jam sebeum knock up stream-
“Terdeteksi gelombang knock up stream di sekitar laut kepulauan Jade. Gelombang arus yang besar. Dampaknya akan sampai ke Corxas.” Siaran laporan dari BMG Corxas ke seluruh negara.
“Bahaya, bahaya!! Gelombang semakin meninkat. Semua waspada pada posisi.” Suara alarm peringatan di kepulauan Jade.
“Menurut pantauan  Imperial satellite, arus gelombang yang datang sagat besar dan akan mengakibatkan pengankatan. Diprediksi Jade Archipelago akan terangkat.” Laporan dari Tylerion.
-Di Jade Archpelago
“Getaran apa ini?”
“Tidak tahu. Mungkin gempa”
“Ah, tapi gempa apa ini??”
-suara alarm bahaya- ‘WIEUW WIEUW WIEUW’
Perhatian kepada semua penduduk. Kita akan dihantam gelombang Knock up Stream. Kemungkinan besar kita akan terlontar ke langit. Dan ada kemungkinan kita akan hancur saat kita dihantam gelombang itu. Diharapkan warga jangan berada di dalam gedung agar mengurangi korban.
Pada akhirnya, Jade Archipelago terangkat ke langit. Begitu terangkat, laut dangkal di sekitar pla itu membentuk daratan. Dan sisa-sisa air yang ada pun ikut terangkat. Ternyata, berawal dari terangkatnya Jade Archipelago, disusul terangkatnya pulau-pulau negara besar yang lain. Gelombang yang terdeteksiadalah gelombang yang menghantam Jade Archipelago. Sedang gelombag yang lain tidak terdeteksi sama sekali. Sehingga negara pulau yang lain yang dihantam gelombang susulan tersebut mengalami kerusakan berat pada infrastrukturnya. Pada saat terangkat, serpihan serpihan kota jatuh seperti hujan meteor. Yang tersisa hanya Arabasta dan pulau pulau kecil yang lain.
☣☣☣☣
Setahun setelah kejadian knock up stream, bekas yang ditinggalkan masih bisa terlihat jelas. Cekungan cekungan kosong bekas pulau menjadi danau air asin. Puing puing reruntuhan pun masih dibiarkan berserakan. Kekuatan penyeimbang seakan lenyap. Penduduk Arabasta dan penduduk lainnya tidak tahu bagaimana nasib orang-orang yang terangkat bersama tanah berpijaknya itu. Apakah idup? Apakah mati?
“Sam, kira kira bagaimana ya nasib orang-orang Jade Archipelago, Imperial City dan lainnya?” tanya seorang anak kepada temannya.
“Akupun tidak tahu bagaimana nasib mereka, Hans. Apakah masih hidup atau sudah mati. Itukan yang menjadi pertanyaan semua orang?? Dan ayahku yang seorang ilmuan pun masih belum menemukan jawabannya.” Jawab Sam.
“Iya ya... aku khawatir pada teman-temanku yang ada disana. Sebelum knock up stream terjadi, aku masih sempat chatting denga temanku yang ada di Imperial City. Tapi tiba tiba jaringan kami terputus. Beberapa saat kamudian aku dapat kabar dari ayah kalau Imprial City juga terkena K.U.S.” sahut Hans.
“Hai Hans. Hai Sam. Kalian sedang membicarakan apa?” tanya Lily.
“Hai Lily...” sahut mereka bersamaan.
“Kami sedang membicarakan tentang peristiwa K.O.S setahun lalu.” Jawab Sam.
“Iya, kami ingin tahu apakah masih ada orang yang selamat atau tidak. ” tambah Hans.
“Hmm... kalian jangan khawatir. Mungkin dalam waktu dekat ini akan ada kabar bak mengenai hal itu.” Hibur Lily.
“Eh?! Benarkah itu?!” tanya Hans dan Sam heran.
“Yup!! Kata ibuku yang bekerja di bagian komunikasi ASFA[1] sempat menangkap gelombang radio yang berasal dari langit. Tapi sayangnya masih terputus-putus sinyalnya. Dan bukankah ayah Sam juga ikut andil dalam proyek ini?” jawab Lily.
“???... Benar itu Sam?” tanya Hans.
“Eh?! Aku tidak tahu. Ayah tidak cerita padaku. Yang aku tahu beliau selalu sibuk.” Jelas Sam.
Sedikit harapan mulai muncul. Mereka yang terpisah, ada kemungkinan untuk menjalin hubungan kembali. Namun, kendala masih tetap saja ada. Sementara itu di ASFA...
“Profesor Luna, bagaimana perkembangan jaringan komunkasi kita?” tanya Jendral[2] Nostraad – kepala bagian pertahanan Arabasta.
“Jaringan kita masih terputus dengan mereka. Meskipun samar, tadi sempat terdengar. Namun, frekuensinya masih kurang baik.” Jawab Profesor Luna.
“Oh begitu. Untuk pengembangan reciever gelombang radionya sudah sejauh apa profesor Nosaburo?” tambah Jend. Nostraad.
“Ah, tinggal dua level lagi menuju tahap akhir.” Jawab Profesor Nosaburo.
“Baik, lanjutkan pekerjaan kalian.” Perintah Jendral.
“Baik.” Sahut para pegawai ASFA.
Sinyal radio yang sempat tertangkap membuat para ilmuan Arabasta sibuk. Mereka sangat ingin tahu gelombang itu berasal dari mana. Satu yang mereka yakini dan harapkan yaitu gelombang radio dari negara negara yang telah terangkat ke langit itu.
☣☣☣☣
-suara gelombang radio- “Arabasta. Arabasta. ASFA beta 1. Apa kalian mendengar kami? Tolong jawab! Disini ASFA delta 3 Imperial City.”
 “Sepertinya mereka tidak bisa mendengar kita. Mungkin alat kita masig perlu diperbaiki.” Kata pegawai ASFA delta 3 Imperial City.
“Baik. Terus coba hubungi mereka untuk membrikan kabar kita satu tahun ini.” Kata Jend. Mondrago
“Jendral, ada saluran masuk dari M’nah di line 3. Ada telekonference dengan pimpinan disana.” Sambung operator komunikasi.
“Oke. Segera hubungkan.”
“Sudah terhubung.”
“Bagaimana percobaan komunikasi dengan Arabasta?” tanya Al-Azmu’dn – pimpinan Negara M’nah
“Ah, tuan Al-Azmu’nd… koneksi kami masih buruk. Percobaan kami selalu gagal dan terputus ditengah jalan.” Jawab Mondrago.
“Kalau koneksi dengan negara yang ikut terangkat disini apa sudah maksimal?” sambung Al-Azmu’dn.
“Masih tinggal beberapa tahap lagi untuk penyesuaian frekuensi radio.”
“Apakah semua Negara yang ada di atas sini sudah bisa saling berkomunikasi?”
“Sementara ini hanya M’nah. Yang lain masih diusahakan…
Ah, ada sambungan masuk dari Port Royal. Akan segera kami hubungkan.
Kalian…!! cepat buka telekonfrence dengan Port Royal.” Kata Mondrago dengan serius.
“Ya, disini Port Royal. Terima kasih telah menghubungkan kami.” Kata operator komunikasi Port Royal.
“Bagaimana situasi disana?” Tanya Mondrago
“Kondisi kami masih dalam pemulihan seelah dengan tiba-tiba terkena gelombang K.U.S setahun lalu.
“Apa kalian mengalami kerusakan kota?” tambah Mondrago
“Tidak banyak yang rusak karena gelombang yang menghantam kami langsung melontarkan kami sampai kemari. Meskipun Jade Harbor yang mendapat Hantaman pertama kali, tapi sepertinya kami yang pertaa kali berada di atas sini.”
“Oh begitu. Kalian beruntung.”
“Tidak juga. Jaringan komunikasi bawah tanah mengalami kerusakan berat karena kami terlontar sangat cepat. Sehngga kami menggunakan frekuensi radio seperti sejarang ini.”
“Dimana Sir Typoo? Aku ingin berbicara dengan dia.” Kata Dai Wuu – presiden Port Royal.
“Ah, tuan Dai Wuu… maaf, yang mulia Sir Typoo sedang memantau pembangunan infra-struktur kota. Tapi disini ada yang mulia Al-Azmu’dn. Apakah anda berkenan berbicara dengan beliau?” jawab Mondrago.
“Baik.”
“Halo Dai Wuu. Bagaimana kabar negaramu Port Royal?” jawab Al-Azmu’dn
“Seperti yang tadi telah dikatakan anak buahku. Negaramu sendiri bagaimana?”
“M’nah masih seperti dulu… di atas atau di bawah, gurun tetap panas.”
“Oh baiklah kalau begitu. Jika kami sudah memperbaki karingan bawah tanah kami, akan kami beritahu. Aku sudahi dulu pembicaraan ini.”
“Baiklah Dai. Aku tunggu kabar itu.”
“Terima Kasih tuan Dai Wuu.” Tambah Mondrago.
Saat itu komunikasi antar negara yang terangkat belum seluruhnya bisa terhubung. Hanya negara yang saling berdekatan saja yang bisa. Dan kerja sama yang terjalin masih sebatas itu pasca K.U.S setahun lalu. Tiga negara itu mulai mengembangkan saran transportasi yang cocok untuk memudahkan aktifitas mereka di langit. Maka ilmuan-ilmuan tiga negara tersebut menciptakan mesin bertenaga udara atau air-power machine. Berawal dari ini, muncul pula yang dinamakan waver atau alat transportasi yang menggunakan mesin bertenga udara tersebut.
Mereka sangat tertolong dengan adanya waver ini. Pergerakan mereka jadi mudah. Karena meskipun menginjak tanah, tapi masih serasa melayang karena gaya grafitasinya hanya 5.5 m/s2. Waver yang digunakan dibedakan menjadi dua macam. Satu untuk personal dan untuk umum. Waver personal bentuknya seperti sepatu roda atau scooter. Sedang yang untuk umum dipasang pada kendaraan kendaan yang sudah ada. Dari waver ini pun akhirnya bisa menjangkau daerah daerah yang belum terhubung. Akhirnya mereka bisa saling berhubungan karena tiga periode setelah penemuan itu, perluasan jaringan komunikasi satelit antar negara semakin gencar dibangun dengan memanfaatkan bahan-bahan yang ada. Sampai akhirnya mereka memutuskan nutuk melakukan ekspedisi eksperimen untuk turun ke bawah dengan menggunakan waver yang dipasang pada pesawat.
Semetara itu di Imperial City tengah diadakan rapat mengenai ekspedisi eksperimen tersebut.
“Pertama tama saya ucapkan terima kasih atas kehadiran saudara-saudara sekalian dalam pertemuan kali ini. Tuan Igloo Popov dan Jend. Wapol dari Land of Frost, tuan Dai Wuu dan Jend. Portgass dari Port Royal, tuan Amalgamus dan Jend. Centora dari Jade Archipelago dan yang terakhir tuan Al-Azmu`dn dan Jend. Al-Agni Azer dari M`nah.” Sambut Jend. Mondrago.
“Begini saudara sekalian, tujuan pertemuan kali ini yaitu akan membicarakan mengenai rencana ekspedisi ke bawah. Karena sudah empat tahun kita mencoba berkomunikasi dengan Arabasta dan negara-negara yang lain namun tidak berhasil. Tujuan utama ekspedisi ini adalah membangun jaringan komunikasi dan transportasi dengan mereka yang ada dibawah. Karena kita juga masih membutuhkan material yang ada di bawah sana.” Tambah Sir Typoo.


PENDING


[1]. Aliens Satelite of Frequences and Audio. Perubahan dari NASA yang hanya di khususkan untuk satu Negara saja. ASFA dimiliki oleh seluruh Negara.
[2] . Di setiap Negara punya jendral. Fungsinya sama dengan wakil kepala Negara sekaligus mengurusi bagian pertahanan negara

Battle Station chapter 1

Chapter 1
♣Prolog♣

Setelah adanya gejolak perut bumi, banyak daratan yang terangkat ke langit akibat banyak munculnya arus Knock Up Stream dari dalam bumi. Arus ini adalah udara yang banyak terkumpul jauh di dalam tanah yang kemudian berhembus keatas dengan kekuatan yang dahsyat sampai mengakibatkan terangkatnya berbagai macam daratan dan menimbulkan gaya anti-gravitasi terhadap daratan yang terangkat itu. Tidak semua daratan yang ada terangkat ke langit. Hanya daratan yang punya substansi soliditas tanahlah yang terangkat. Jika tidak, maka akan hancur saat terkena arus Knock Up Stream itu. Selain itu juga ada daratan yang tak terangkat dan tetap berada pada tempatnya. Hal ini mengakibatkan terbentuk dua dunia baru dengan peradaban yang berbeda.
Orang-orang yang ada di daratan bawah – istilah untuk daratan yang tidak terangkat – kondisinya masih sama dengan saat sebelum peristiwa Knock Up Stream terjadi, yaitu masih menggunakan kendaraan beroda. Namun mereka mulai mengembangkan Aero-Tech untuk kendaraan mereka agar bisa bertransportasi ke daratan atas – istilah untuk daratan yang terangkat. Selain itu juga mereka membangun pelabuhan udara sebagai tempat transit dari dan menuju ke daratan atas.
Sedang bagi orang-orang daratan atas, pada awalnya mereka susah beradaptasi dengan keadaan baru mereka yang berada di langit. Meskipun mereka masih bisa berpijak di tanah, namun kaki mereka masih belum terbiasa untuk menjejak ke tanah yang terangkat itu. Perlu waktu untuk menyesuaikan hal itu. Terasa berat untuk berkatifitas sederhana pada awal awal mereka berada di langit. Selain itu juga paru paru mereka masih belum terbiasa dengan kondisi udara yang terbatas. Sehingga mereka banyak yang sakit pernafasan karenanya. Namun keadaan itu tidak membuat mereka putus asa. Mereka mulai mengembangkan peralatan yang ada yang mereka puny saat masih belum terangkat untuk dijadikan sarana pembantu kehidupan mereka di langit. Salah satunya adalah Waver. Alat tersebut digunakan seperti sepatu roda, namun disesuaikan dengan tingkat gravitasi yang ada. Dan pastinya Waver ini menggunakan air-power – yang merupakan sebuah mesin pengembangan pertama yang diciptakan dan sangat vital yang mereka gunakan.
☣☣☣☣
Sejak diciptakannya mesin dengan air-power, pergerakan orang orang daratan atas jadi lebih mudah dan praktis. Karena gaya gravitasi di atas sana hanya 5.5 m/s2, sedang di daratan bawah masih normal 9.8 m/s2. Namun, diantara daratan atas dengan daratan bawah massa gravitasinya 0. Ini yang mengakibatkan daratan atas tidak pernah jatuh lagi setelah Knock Up Stream. Selain memudahkan pergerakan orang orang atas, mesin air-power tersebut juga memudahkan interaksi dengan orang daratan bawah. Dan juga mereka saling bertukar teknlogi pengembangan mereka selama sepuluh tahun sejak peristiwa Knock Up Stream itu.
Baik di daratan baah maupun daratan atas punya pelabuhan udara masing-masing. Namun bukan pelabuhan konvensional, tetapi seperti stasiun luar angkasa. Karena pesawat yang mereka gunakan juga bukan pesawat konvensioal pada umumnya. Tidak ada perusahaan yang mengikat dalam kepemilikan pesawat. Kebanyakan mereka saling bekerja sama antar kelompok untuk membuat sebuah pesawat. Tapi ada juga yang membuat untuk pribadi. Meskipun demikian, kehidupan mereka tetap berjalan dengan normal.
Untuk aspek kehidupan yang lain tidak banyak berubah. Dalam hal pendidikan, masih menggunakan sistem yang sama dengan sebelumnya. Hanya ada sedikit perubahan untuk penyesuaian. Dalam sistem hukumnya, ada tambahan perundang undangan tentang jalur terbang dan spesifikasi pesawat yang diguanakan untuk bertransportasai. Juga undang undang tambahan tentang perdagangan. Untuk yang lainnya masih menggunakan tata cara yang lama dengan pembaruan yang disesuaikan. Selama 5 dekade setelah Knock Up Tream keadaan seperti ini masih berjalan.
☣☣☣☣
Pada dekade ke enam, keadaan mulai berubah, hubungan yang awalnya terjalin harmonis kini menjadi sebuah persaingan. Terutama dalam teknologi untuk menunjukkan siapa yang terkuat dari dua daratan tersebut. Dan akhirnya mereka saling memisahkan diri dari keterikatan selama lima dekade ini. Orang daratan atas menyebut diri mereka sebagai manusia tingkat atas dan menyebut wilayah pereka sebagai upper-yard. Karena merasa tinggi kedudukannya, orang daratan atas memberikan julukan kepada orang daratan bawah beserta wilayahnya sebagai lowerman in the low-ground. Merupakan suatu penghinaan bagi orang daratan bawah atas sebutan itu. Orang daratan atas menjadi sombong karena menemukan dan mengembangkan mesin air-power sehingga memutuskan untuk menyatakan perang terhadap orang daratan bawah. Padahal mereka sebelumnya dikenal dengan orang yang cinta damai.
Para keturunan orang-orang daratan atas menganggap diri mereka adalah ras yang paling tinggi daripada keturunan orang-orang daratan bawah. Memang ada perubahan fisik yang terjadi pada keturunan orang orang daratan atas, yaitu muncul sepasang sayap di punggung dan tumbuh bulu penyimpan udara di tengkuk mereka. Meskipun punya sayap, tapi mereka tidak bisa menggunakan sayap itu untuk terbang, jadi mereka tetap menggunakan Waver untuk bergerak. Dan bulu penyimpan udara itu berfungsi saat mereka berada di daratan bawah. Sedang untuk orang orang daratan bawah masih seperti manusia normal pada umumnya.
Tengah dekade ke enam itu, mulai muncul serangan-serangan dari kelompok orang-orang upper-yard. Mereka melancarkan serangan dalam skala kecil, yakni sebatas di daerah-daerah yang memiliki potensi SDA. Kenapa mereka melakukan hal itu karena di upper-yard kandungan SDA mereka mulai menipis. Mereka masih belum bisa melepas ketergantungan atas SDA yang ada di lower-ground itu. Terutama minyak dan intan. Karena mereka berhasil menciptakan mesin pengubah material padat. Dan material padat yang paling potensial adalah intan yag diubah menjadi energi nuklir untuk pengembangan persenjataan pada pesawat mereka.

URASHIMA TAROU

Urashima Tarou adalah serorang anak nelayan. Sehabis mencari ikan di laut, hasilnya akan di jual dan sebagian dimakan sendiri. Namun, kini dia hanya hidup dengan ibunya saja karena ayahnya meninggal akibat dihantam badai saat mencari ikan. Sehingga dia selalu diperingatkan ibunya agar jangan perhi melaut kalau ada badai. Tapi si Tarou malah penasaran bagaimana bentuk rupa badai itu.
Pada suatu hari, Taru hendak pergi melaut. Saat dia berjalan, dia melihat beberapa orang anak yang sedang mempermainkan seekor kura kura kecil. Tarou kasihan dengan kura kura itu. Dia lalu bertanya ke salah seorang anak kenaa dia tega menganiaya kura kura kecil yang tak berdaya. Anak itu berkata kalau hal yang dilakukannya itu menyenangkan karena bias seperti Tuhan. Taro lantas memukul kepala anak itu hingga anak itu terjatuh dan menangis. Tarou kasihan dengan anak itu dan lalu membantunya berdiri dan memeluknya. Saat anak tadi bertanya kenapa Tarou memukulnya, Tarou menjelaskan bahwa hal itu sebenarnya tak baik, sama dengan yang anak itu lakukan terhadap kura kura kecil itu. Karena Tarou lebih besar, ia meminta kura kura itu dengan membelinya, anak itu mau dan memberikan kura kura itu. Kemudian Tarou melepaskan kura kura itu ke laut.
            Beberapa waktu kemudian, saat Tarou hendak melaut, ada badai besar, dan ibu Tarou mencegahnya agar tidak pergi melaut. Tapi Tarou mengatakan kalau dia tidakakan pergi melaut, namun hanya ingin melihat. Saat dia melihat badai itu, dia terkagum sampai tanpa sadar ada seekor kura kura besar yang mendekat sampai ujung kakinya. Dia terkejut. Saat akan menghindar, kura kura itu meraih kakinya dan mulai berbicara. Ternyata kura kura itu adalah kura kura yang Tarou pernah selamatkan dulu.
            Mereka akhirnya berbincang bincang. Tarou baru tahu kalau di dalam laut itu ada pendidikan dan pembelajaran sama seperti manusia. Kedatangan si kura kura harihari balas budi itu diamhari balas budi itu diam itu bukan tanpa sengaja, namun dalam rangka hari balas budi. Taru yang diberitahu hal itu, menjadi tak paham apa maksudnya. Hari balas budi itu adalah hari dimana hari terima kasih dari makhluk laut kepada manusia yang telah peduli terhadap mereka. Pada hari itu, manusia yang telah peduli dengan makhluk laut, mendapat kesempatan gratis jalan jalan ke kerajaan laut.
            Kerajaan laut? Tarou semakin heran, ternyata hal itu ada dan bukan dongeng belaka. Namun, dia tak tahu bagaimana dia bisa bernafas di dalam air dan apa saja yang ada disana. Kura kura menjelaskan kalu disana itu ada wanita cantik, tempat karaoke, sauna dll. Dan, kura kura akan memberinya gelembung yang dapat membantu Tarou bernafas di dalam air dan menyuruhnya naik ke punggungnya.
            Pada saat menyelam, Tarou melihat banyak orang orang lain yang juga naik ke punggung kura kura lain. Kura kura itu menjelaskan kalu orang orang itu juga merupakan orang orang yang peduli terhadp makhluk laut, namun dengan berbagai macam kasus. Akhirnya Tarou tiba di istana laut. Dia disambut dengan ramah dan disuguhkan dengan hal hal yang glamor dan menyenangkan. Namun, setelah tiga hari disana, Tarou sudah merindukan rumah, karena waktu dia pergi hanya pamit melihat badai.
            Tarou mau tak mau harus meninggalkan semua keglamoran dan kesenangan itu untuk kembali pulang. Sebelum pulang, dia diberi kotak oleh-oleh oleh seorang dayang, tapi dengan syarat Tarou tak boleh membuka kotak itu sebelum sampai di daratan. Tarou menolaknya, karena aneh, oleh oleh kok tak boleh dibuka. Akhirnya dia memilih untuk tak membawa kotak itu.
            Pada saat dia sampa di daratan, dia heran, karena semuanya sudah berubah drastis semenjak dia terakhir kali berada disana. Dia mencari ibunya, namun tidak ketemu.dia menangis dan bersedih. Dia baru sadar, ternyata, ada konversi waktu. Tiga hari di istana laut sama dengan tiga abad di daratan. Dan kotak yang diberikan sebagai oleh oleh itu sebenarnya adalah kotak usia, jika dibuka, akan keluar asap putih dan akhirnya dia akan beurbah ke usia yang sesungguhnya dan kemudian akan mati. Hal itu dijelaskan oleh sang kura kura. Untungnya Tarou tak jadi mengambil kotak itu, jika mengambil dan membukanya, dia akan jadi tua dan mati.
            Akhirnya Tarou melanjutkan hidupnya seorang diri sebagai nelayan. Dia dan kura kura tetap menjadi sahabat.

Kisah Putri Kaguya


Dahulu kala di suatu tempat,  tinggallah sepasang kakek dan nenek. Setiap hari, sang kakek pergi kehutan bambu untuk mengambil bambu, dan dibuatlah bambu tersebut menjadi keranjang dan bakul. Keduanya pun menjualnya untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
            Suatu hari, sang kakek pergi ke hutan bambu seperti biasanya. Begitu ia memasuki hutan, ada sesuatu yang berkilauan memancarkan sinar. “Mengapa ada sesuatu yang bersinar?” Sang kakek kemudian menuju ke tempat yang bersinar itu. Di sana ternyata ada sebilah bamboo yang bagian bawahnya berkilauan mengeluarkan sinar. “Ada apakah didalamnya?” Kakek itu kemudian mencoba untuk menebang bambu tersebut. Kemudian, ternyata di dalamnya ada seorang anak perempuan yang sedang duduk. “Wah, sungguh anak perempuan yang lucu!”pikir sang kakek.
            Kakek pun membawa anak perempuan itu pulang ke rumah. Nenek pun benar-benar merasa bahagia karena keduanya tidak memiliki anak.
            “Mulai hari ini, anak ini adalah anak kita. Kita beri ia nama Putri Kaguya,” kata nenek. Nama Putri Kaguya berarti anak perempuan yang berkilauan memancarkan sinar. Kakek dan nenek itu pun merawat Putri Kaguya dengan penuh kasih sayang.
            Sejak kedatangan Putri Kaguya, terjadi sesuatu yang aneh. Setiap kali kakek menebang bambu, dari dalamnya keluar banyak uang. Kakek itu pun menjari seseorang yang sangat kaya. Ia pun juga membangun rumah yang besar.
“ Kek, Putri Kaguya benar-benar cantik ya. Begitu ia ada, setiap hari jadi terasa sangat menyenangkan.”
“Begitulah, nek. Saat lelah pun, kalau melihat anak itu rasanya menjadi segar kembali.” Sejak kedatangan Putri Kaguya, baik kakek maupun nenek, keduanya menjadi sangat  bahagia.
Berangsur-angsur,  Kaguya Hime tumbuh menjadi seorang wanita yang sangat cantik.  Karena kecantikannya yang amat sangat itu, tak ada orang yang tidak mengetahui segala sesuatu tentang Putri Kaguya. Banyak pemuda datang yntuk menemuinya. Di sekitar rumahnya selalu ramai karena banyak orang.
“Berikan Putri Kaguya padaku. Aku sungguh ingin menikahinya.” Banyak pemuda yang mengatakannya kepada kakek dan nenek. Tetapi Putri Kaguya tidak ingin menemui siapa-siapa dari mereka. Meskipun begitu, setiap hari ada lima orang pemuda yang datang untuk menemuinya.  Kelima orang pemuda itu berkata kepada kakek dan nenek, “
“ Aku ingin menemui Putri Kaguya.”
“Aku juga.”
“Aku juga.”
“Aku sangat ingin menikahi Putri Kaguya.”
“Aku juga.”
“Aku juga.”
Kakek dan nenek menjadi kerepotan dan Putri Kaguya tidak ingin menikah. Karena itu, ia pun berkata kepada kakek dan nenek, “Kalau begitu, mari kita temui para pemuda itu. Tolong panggilkan mereka.” Kemudian dipanggillah kelima pemuda tersebut.
“ Tolong carikan benda yang kuinginkan. Apabila ada seseorang yang bisa menemukannya, aku akan menikah dengannya,” kata Putri Kaguya.
“Kau, carilah cawan yang dipakai oleh Budha,
“Kau, carilah pohon berbuah mutiara,
“Kau, rompi dari kulit yang tidak bisa terbakar,
“Kau, carikan aku naga pembawa bola,
“Dan kau, carikan aku sarang burung camar berisi kerang,” perintah sang putri.
Siapapun belum pernah samasekali belum pernah melihat benda-benda tersebut. Kelima pemuda itu pun kerepotan. Tetapi entah mengapa, mereka benar-benar berusaha membawakan benda-benda yang diinginkan Putri Kaguya dan ingin menikahinya.
Tiga tahun telah berlalu. Salah seorang pemuda datang membawa pohon berbuah mutiara. Pohon itu berkilauan sangat indah.
“Inilah benda yang aku temukan di negeri yang sangat jauh. Benar-benar sangat melelahkan. Kalau begitu, menikahlah denganku,” kata pemuda itu kepada Putri Kaguya.
Putri Kaguya pun merasa kerepotan dan kemudian datanglah para lelaki yang tidak dikenal dan berkata kepada pemuda itu. “ Pohon itu adalah buatan kami. Perlu waktu tiga tahun untuk membuatnya dan sangat susah. Tetapi kami belum menerima uang bayaran samasekali. Cepatlah bayar uang itu!” ternyata perkataan pemuda itu bahwa ia telah menemukan pohon berbuah mutiara hanyalah bohong belaka. Karena kebohongannya telah terbongkar, ia pun pulang dengan rasa malu. Keempat pemuda lainnya pun juga tidak bisa datang membawakan benda-benda yang diinginkan Putri Kaguya.
Semua tentang Putri Kaguya ternyata telah terdengar oleh Kaisar. Kaisar pun ingin menemui Putri Kaguya. Karena Sang Kaisar adalah orang yang paling kuat di seluruh negeri, apapun yang diinginkan pasti dapat terlaksana. Kalau kaisar berpikir untuk mengingunkannya, maka apa yang  diinginkannya akan menjadi miliknya.
“Jemputlah Putri Kaguya dan bawalah ia kemari!” perintah kaisar kepada pelayannya. Pelayan itu kemudian pergi ke rumah Putri Kaguya dan membawa sang Putri pergi ke tempat Kaisar. Tetapi,  Putri Kaguya berkata, “Aku tak ingin pergi,” dan ia tidak pergi bersama si pelayan. Meskipun begitu, si pelayan berkali-kali mendatangi rumah Putri Kaguya. Ia bermaksud menjemput Sang Putri tetapi bagaimanapun juga tidak ada “iya”dari sang Putri.
“Kalau begitu, aku yang akan pergi menemuinya.” Kaisar pun datang ke Rumah Putri Kaguya.
“Benar-benar sangat cantik. Belum pernah aku melihat orang secantik ini,” pikir sang Kaisar begitu melihat Putri Kaguya. Kemudian, sang Kaisar berkata kepada Putri Kaguya,
“Putri Kaguya sekali saja, menikahlah denganku.”
“Tidak bisa. Aku tidak bisa pergi bersamamu,” jawab putri Kaguya dengan tenang.
Meskipun begitu, “Sudahlah, pergilah denganku,” kata kaisar dan langsung membawa Putri Kaguya pergi. Tiba-tiba sesuatu yang aneh terjadi. Tubuh Putri Kaguya jadi tak terlihat. Sang Kaisar kaget dan berkata,
“ Putri Kaguya, Putri Kaguya! Kenapa ini? Aku tidak akan mamaksamu pergi denganku lagi. Aku mohon, tunjukkan sekali lagi wajahmu yang cantik itu.”
Dan Putri Kaguya pun kembali terlihat.
Kaisar tidak bisa membawa pulang Putri Kaguya. Tetapi, ia tidak bisa melupakan kecantikan Putri kaguya. Kemudian, ia berkali-kali mengirim surat kepada Putri Kaguya. Dan sang Putri terkadang juga membalasnya.
Tak terasa, tiga tahun telah berlalu dan musim semi telah datang. Setiap malam, Putri Kaguya memandangi bulan dan terlihat sangat kesepian. Musim berganti dari semi ke panas. Setiap malam, Putri Kaguya  memandang bulan dan semakin sering menangis. Kakek dan nenek menjadi khawatir.
“Mengapa kau menagis seperti itu?” tanya kakek
“Tidak apa-apa, kek” jawab Putri.
Kekek membawa Putri Kaguya memasuki kamar dan menutup pintunya. Ia mengunci pintunya dan berdiri sendirian di depan pintu. Sedangkan di dalam kamar, nenek menggenggam tangan Putri Kaguya. Ia tidak akan menyerahkan Putri Kaguya kapada siapapun.
Malam pun datang. Bulan bersinar dengan terangnya. Sinarnya pun semakin terang dan tiba-tiba saja suasana di sekitar rumah menjadi seterang siang hari. Dari dalam sinar itu pelan-pelan turunlah segumpal awan.
Di awan itu, banyak sekali orang-orang dari dunia bulan. Sebuah kereta yang indah terbang turun dari langit. Awan, kereta, dan orang-orang dari bulan semuanya bersinar terang. Semua prajurit Kaisar yang melihat itu tiba-tiba kehilangan menjadi kekuatannya dan tidak bisa berdiri.
Salah seorang wanita turun dari awan itu dan berkata dengan suara yang keras, “hari ini adalah hari yang telah dijanjikan.kami datang untuk menjemput Putri Kaguya.”
Lalu, apakah yang tejadi berikutnya?
Brak!!  Brak!  Brak! Pintu-pintu kamar terbuka dengan sendirinya.
Putri Kaguya pelan-pelan berdiri. Siapapun tak bisa menghentikannya. Nenek hanya bisa menangis. Putri Kaguya keluar kamar tanpa berkata-kata.
“Terima kasih telah merawat saya selama ini,” kata Putri Kaguya kepada kakek dan nenek sambil menangis sedih.  “Mulai sekarang, ingatlah saya dengan memandangi bulan.” Kemudian ia menulis surat untuk kaisar. “Sayang sekali. Aku harus kembali ke bulan. Jagalah dirimu baik-baik.” Lalu ia menyerahkan surat dan sebuang  “obat keabadian” yang dibawa oleh orang-orang dari bulan kepada sang kakek. “Tolong sampaikan ini pada Kaisar. Begitu minum obat ini, kalian tidak akan mati dan bisa hidup sampai kapanpun.”
Pada saat itu, orang-orang dari bulan menyuruh Putri Kaguya untuk memakai kimono yang sangat indah. Seketika itu pula Putri Kaguya sudah melupakan semua kejadian hingga saat ini dan ia telah menjadi manusia dari dunia bulan. Semua tentang kakek dan nenek, saat-saat yang menyenangkan maupun menyedihkan tak satupun bisa diingatnya. Begitu Putri Kaguya menaiki kereta yang terbang ke langit, ia pun pulang bersama semua orang-orang dari bulan.
Sang Kaisar merasa sangat sedih setelah mendengar bahwa Putri Kaguya telah kembali ke bulan. Ketika membaca surat dari Putri Kaguya, ia pun semakin merasa sedih. Sambil memandangi obat keabadian yang diterimanya bersama surat itu, sang Kaisar berkata, “Karena Putri Kaguya sudah tidak ada lagi, hidup yang panjang pun tak ada artinya. Obat ini bukanlah sesuatu yang aku butuhkan.”
Sang Kaisar kemudian memanggil pelayannya. “Bawalah obat ini ke puncak gunung yang paling tinggi di Jepang dan bakarlah semuanya.” Pelayan kaisar pun membakar obat keabadian itu di puncak gunung tertinggi di Jepang. Asapnya mengepul tinggi dan tinggi hingga ke bulan dimana tempat Putri Kaguya berada.
Sejak saat itu, orang-orang yang mendengat kisah tersebut memanggil gunung tersebut dengan “Fushi no Yama” (不死の山). Lama-kelamaan disebut dengan Fuji no Yama(ふじのやま ) dan sekarang lebih dikenal sebagai “Fujisan.”
 *rewrite by  yulita dewi pusparani
 

iseng iseng © 2008. Design By: SkinCorner